Kasus pemerkosaan ABG pedagang kopi di Buleleng

Kasus pemerkosaan ABG pedagang kopi di Buleleng

Tiga pemuda tersangka kasus pemerkosaamn wanita penjual kopi dibebbaskan, Buleleng. Pihak polsek Gerogal berdalih kesulitan mengembangkan kasus dugaan pemerkosaan yang dialami ABG pedagang kopi cantik itu. Terutama soal tidak adanya keterangan saksi.

Polisi hanya mengumpulkan data keterangan dari pelapor dan terlapor yang kukuh. Tidak mengakui tindak pemerkosaan yang di laporkan terjadi pada Kamis (6/4) sehari setelah hari raya Galungan.

Terkait ini, Kepala polsek Gerokgak Kompol, Gusti Alit Putra belum memberikan keterangan saat dikonfirmasikan via telepon. Kabarnya, posisinya sebagai perwira sebagai kapolsek Gerokgak dalam waktu dekat ini bakal digantikan oleh seorang perwira dari polres Buleleng.

Informasi yang diperoleh dari kepolisian yang didapat, hingga saat ini keterangan dari korban belum didengar sepenuhnya. Mengingat korban mengaku trauma dengan peristiwa yang dialaminya. Sumber dikepolisian menyebutkankalau korban akan di datangkan pendamping dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Kasus pemerkosaan ABG pedagang kopi di Buleleng

Anggota polisi dipolres Buleleng menyatakan bahwa, ” senin besok kabarnya, dari pihak P2TP2A Buleleng datang untuk mendampinginya”

Dirinya juga mengetahui bahwa tiga pelaku tersebut saat ini sudah dibebaskan. Mengingat keterlibatan mereka dalam kasus dugaan pemerkosaan itu belum bisa di buktikan penyidik.

“Untuk sementara ketiganya sudah dibebaskan karena belum di temukan bukti yang kuat adanya dugaan pemerkosaan seperti yang dilaporkan. Namun mereka dikenakan wajib lapor,” ujarnya.

Barang bukti berupa celana dalam dan gunting yang digunakan untuk merobek celana korban. Menurut kepolisian belum cukup kuat untuk dijadikan barang bukti. Apalagi gunting yang ditemukan di laci, bukan di kamar mandi.

Sementara it, Kepala Dinas PPKPP-PA Kabupaten Buleleng Ni Made Sukarmini selaku lembaga yang menaungi P2TP2A, membenarkan pihaknya sudah dihubungi penyidik dari Polsek Geokgak.

Kasus pemerkosaan ABG pedagang kopi di Buleleng

Dr.Sukarmini mengaku sudah menyiapkan personil yang akan ke Polsek Gerokgak untuk mendampingi korban. “Besok senin dari P2TP2A akan ada yang mendampingi korban untuk melakukan pemeriksaan. Keterangan lebih rici belum kami dapatkan, yang jelas kami sudah siap mendampingi saksi korban” singkatnya.

Pada pemberitahuan sebelumnya, MD(korban) diantar pemilik warung dan warga melapor ke Polsek Gerogak. Dia mengaku diperkosa secara bergilir oleh tiga pria yang dikenalnya berinisial J alias MI (18), H (17) dan RR (17).

Saat korban hendak menyenduh kopi di belakang warung, ketiga pelaku menyeret korban ke kamar mandi. di situlah peristiwa mulai terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!