Kampung Yang Kotor Ini Disulap Warga Menjadi Warna-Warni Dengan Lukisan

Kampung Yang Kotor Ini Disulap Oleh Warga Menjadi Kampung Yang Penuh Dengan Lukisan  Warna-warni

Kampung Yang Kotor Ini Disulap Kampung Lukis Purwotengah, tepatnya di Lingkungan RT 03 RW 01, Kelurahan Purwotengah, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Jawa Timur. Dulu kampung tersebut terkesan kotor dimata pengunjung-pengunjung, namun kini berubah menjadi kampung yang bersih dengan terlihat unik dengan tembok warna-warni.

Kampung Purwotengah seperti disulapin secara tiba-tiba menjadi kampung lukis yang terlihat dengan berbagai karikatur warna warni dan tulisan moral pada masyarakat. Dari jalan raya atau dari jauh kampung lukis ini memang tidak begitu terlihat, namun ketika masuk gang II Kelurahan Purwotengah, akan terlihat lukisan warna-warni di tembok-tembok rumah.

Lukisan karikatur tersebut bermacam-macam, mulai dari presiden pertama Tanah Air, Soekarno, gambar tokoh pewayangan, hingga karikatur siswa sekolah dan gurunya. Setiap lukisan tertulis pesan moral. Diantaranya seperti, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawan, pengetahuan tentang budaya itu penting, bersih itu indah, stop narkoba, hingga tulisan peringat jam wajib belajar.

Kampung Yang Kotor Ini Disulap Oleh Warga Menjadi Kampung Yang Penuh Dengan Lukisan  Warna-warni

Bukan hanya Lukisan dan tulisan yang warna-warni saja, disepanjang gang tersebut juga ditata dengan pot bunga yang ditanami sayur mayur, seperti cabai, tomat dan sayuran lainnya. Tempat tong sampah pun di cat dan ditempatkan di beberapa titik gang kampung.

Pengecatan dan melukis pada tembok dilakukan oleh warga secara swadaya dibantu oleh seorang pelukis. Pengerjaannya membutuhkan waktu sekitar 2 bulan dan dilakukan secara pertahap.

“Setalah terpilih menjadi Ketua RT, awalnya saya berpikir apa yang bisa diubah untuk membuat suasana kampung ini terlebih ada perubahan. Kemudian, muncul ide mengubah warna saja, karena sebelumnya memang agak kumah, pungkas Muji Slamet selaku Ketua RT 03 RW 01, Kelurahan Purwotengah.

Untuk melakukan pengecatan lukisan tembok sepanjang 200 meter ini, membutuhkan cat tembok sekitar 70 kilogram. Cat pun dipilih cat yang bagus dan tidak mudah luntur dan rusak. Konsep lukis ini pun mendapat apresiasi positif dari para warga. Mereka mengaku senang karena lingkungannya menjadi jauh lebih bersih, indah dan nyaman.

Kampung Yang Kotor Ini Disulap Oleh Warga Menjadi Kampung Yang Penuh Dengan Lukisan  Warna-warni

“Ya, kira-kira pengunaan catnya habis sekitar 70 kilogram, itu pun masih ada beberapa yang perlu ditambah supaya lebih bagus lagi. Warga juga merasa sangat senang, karena lebih bersih dan bagus. Beda dengan sebelumnya yang terkesan agak kotor dan kurang nyaman,” jelas Muji.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Dewi Kholifah, salah satu warga kampung. Setiap sore warga bisa berkomunikasi sambil merawat tanaman sayur mayur disepanjang jalan kampung.

“Setiap sore ada kegiatan, membersihkan jalan sambil menyiram tanaman sayur supaya subur dan nantinya bisa dimanfaatkan oleh warga,” jelas Dewi.

Kampung lukis ini diharapkan bisa menjadi media sosialisasi dan menyampaikan pesan moral bagi masyarakat luas. Sekaligus bisa menjadi wisata pendidikan bagi anak-anak sekolah.

Baca Juga: Konsumsi 8 Makanan Ini Yang Bisa Membakar Lemak Tubuhmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!